Pendidikan terapan kerap dipahami sempit sebagai pelatihan kerja. Padahal keterampilan tanpa arah nilai hanya melahirkan operator, bukan pemimpin.
Ada anggapan yang bertahan lama bahwa pendidikan vokasi hanya urusan keterampilan teknis. Anggapan ini keliru sejak awal, sebab setiap keahlian selalu bekerja di dalam struktur sosial yang punya konsekuensi.
Keterampilan Tidak Pernah Netral
Seorang programmer memutuskan data siapa yang dikumpulkan. Seorang akuntan memutuskan angka mana yang ditampilkan. Keputusan-keputusan itu bukan soal teknis semata, melainkan soal keberpihakan.
“Terbinanya insan akademis, pencipta, pengabdi yang bernafaskan Islam dan bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridhoi Allah SWT.”
Di sinilah perkaderan menemukan relevansinya. Ia tidak menggantikan laboratorium dan bengkel, tetapi memberi kompas kepada tangan yang terampil.
Ditulis oleh Kader HMI Komvok UB
Tulisan lainnya